health
Pada 2026, para peneliti akhirnya memecahkan teka-teki berusia puluhan tahun tentang bagaimana tumor melanoma bisa terus membelah tanpa henti, alih-alih mati seperti sel normal.
Para peneliti di Pittsburgh menemukan bahwa mutasi TERT saja, yang umum pada sebagian besar melanoma, tidak sepenuhnya bisa menjelaskan telomer tumor yang panjangnya tidak biasa, tudung pelindung kromosom yang biasanya memendek pada setiap pembelahan sel dan akhirnya menghentikannya. Bagian yang hilang adalah TPP1: kelebihan TPP1 yang dipadukan dengan TERT yang bermutasi membangun telomer yang panjangnya tidak wajar, memungkinkan sel melanoma melewati batas pembelahan normal.
Tidak ada bukti melanoma membajak virus untuk memperbaiki DNA, dan kelebihan reseptor vitamin D tidak berhubungan dengan panjang telomer, keduanya tidak sesuai dengan mekanisme sebenarnya yang ditemukan para peneliti.
Telomer ibarat ujung plastik pada tali sepatu, memendek pada setiap pembelahan sampai sel berhenti membelah, tetapi sel kanker yang terus membangunnya kembali, seperti dalam kasus ini, mengelabui batas bawaan pada penuaan itu.
health
Apa yang tetap benar tentang kasus flu burung H5N1 yang dilaporkan di Bangladesh, Kamboja, dan India sejak pertengahan 2025?Apa yang ditemukan Alexander Fleming ketika ia melihat jamur membunuh bakteri dalam cawan petri yang terlupakan?Hormon alami apa yang ditiru obat ini untuk menekan nafsu makan dan gula darah?Bagaimana terapi berbasis CRISPR mencapai efeknya?Apa nama perangkat yang dipakai ini?Sistem AI mana yang mencapai terobosan pelipatan protein ini?Protein otak mana yang menjadi sasaran obat Alzheimer baru ini?Apa sebutan umum untuk sel imun rekayasa ini?Apa nama kolektif komunitas mikroba ini?Konsep apa yang dipakai ilmuwan untuk memperkirakan keausan tubuh dari sel dan molekul?Bidang apa yang menyesuaikan obat dengan susunan genetik seseorang?Masalah irama jantung umum apa yang dirancang untuk ditandai oleh jam ini?Quration — Quration Play